Jumat, 14 Oktober 2011

Fakta Resiko Pemberian Susu Pada Bayi dan Anak


Semakin berkembangnya ilmu pengetahuan semakin terungkapnya fakta-fakta yang dulu dianggap suatu kebutuhan gizi anak ternyata dapat membahayakan.

Setelah membaca dokumen ini, dalam hati kecil berkata "Apakah para dokter baik umum maupun spesialis, bidan dan tenaga kesehatan lainnya tidak memahami isi dari Sumpah Profesi mereka? Apakah visi, misi dari organisasi profesi mereka hanya sebuah slogan semata?"

Ketika menyusui secara eksklusif tidak lagi menjadi suatu ‘keharusan’, biasanya para ibu dengan mudahnya berpaling pada susu formula. Kegagalan dari para ibu menyusui bukanlah mutlak di tangan para ibu maupun keluarga terdekatnya. Namun, menurut James Acre adalah sebuah kegagalan mutlak dari tenaga kesehatan dalam mengedukasi masyarakat, khususnya keluarga yang memiliki bayi.

Silakan di print atau diperbanyak dengan fotokopi dan sebagainya, sebarkan kepada keluarga anda, kerabat anda, relasi, bahkan lingkungan anda. Di bawah ini adalah bukti ilmiah akan resiko penggunaan susu formula jangka panjang pada diri seorang anak manusia.

Hanya di Indonesia, negeri tercinta ini yang memiliki beraneka ragam jenis susu formula berdasarkan usia. Sesungguhnya produk-produk tersebut telah diboikot di negara lain. Lalu bagaimana dengan negeri ini? Begitu mudahnyakah mereka menganggap bangsa ini bodoh, sehingga menjadikan negeri ini target pasar dalam meraup keuntungan? Astaghfirullah al adhim..

Kode Etik Internasional tentang Pemasaran Produk Pengganti ASI (breastmilk substitute) yang dikeluarkan oleh WHO ditujukan untuk memberikan informasi pada orangtua tentang bahaya kesehatan akibat penggunaan susu formula yang tidak tepat. Makalah ini memberikan beberapa contoh hasil penelitian bertahun-tahun tentang pentingnya menyusui serta resiko yang ditimbulkan akibat penggunaan susu formula.

REKOMENDASI WHO

WHO merekomendasikan para ibu untuk menyusui secara ekslusif selama 6 bulan, melanjutkannya dengan pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) dari bahan-bahan lokal yang kaya nutrisi sambil tetap memberikan ASI / menyusui sampai anak berusia 2 tahun atau lebih. (World Health Assembly Resolution 54.2, 2001)

RESIKO PEMBERIAN SUSU FORMULA UNTUK BAYI DAN ANAK-ANAK

1.Meningkatkan resiko asma

2.Meningkatkan resiko alergi

3.Menghambat perkembangan kognitif

4.Meningkatkan resiko infeksi saluran pernapasan akut

5.Meningkatkan resiko oklusi pada gigi anak

6.Meningkatkan resiko infeksi dari susu formula yang terkontaminasi

7.Meningkatkan resiko kurang gizi

8.Meningkatkan resiko kanker pada anak-anak

9.Meningkatkan resiko penyakit kronis

10.Meningkatkan resiko diabetes

11.Meningkatkan resiko penyakit kardiovaskular (jantung)

12.Meningkatkan resiko obesitas

13.Meningkatkan resiko infeksi saluran pencernaan

14.Meningkatkan resiko kematian pada bayi dan akan-kanak

15.Meningkatkan resiko infeksi telinga dan otitis media

16.Meningkatkan resiko terkena efek samping dari kontaminasi lingkungan

Sayangi buah hati Anda dengan memberikan ASI / menyusui anak sampai berusia 2 th atau lebih.

Maaf berhubung pembahasannya panjang untuk lebih lengkap nya silahkan download disini

Minggu, 24 April 2011

Tabligh Akbar Membuka blokade GAZA

Alhamdulillah, kami mendapat kesempatan untuk menghadiri acara ini yaitu Tablik Akbar membuka Blokade Gaza yang diselenggarakan di Masjid Mujahidin Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Saya dan temen-temen (dedi, dodik, budi, Uud, fuad) kami semua adalah delegasi dari MPI Solo yang berkesempatan mengahdiri Tablik Akbar ini juga untuk memenuhi undangan dan silaturahim dengan MPI Jogja . Pada kesempatan kali ini saya ingin menulis hasil yang saya dapat dari Tablik Akbar tersebut. saya pribadi menilai acara ini perlu diadakan di berbagai kota di indonesia agar masyarakat indonesia yang mayoritas penduduknya muslim merasakan bagaimana kondisi saudara kita di Gaza. Karena ikatan ukhuwah sudah sepantasnya kita sesama muslim saling tolong menolong tidak memandang dari negara mana, keturunan apa, yang terpenting yaitu satu aqidah yaitu aqidah islam. Sayang sekali melihat realita yang ada sekarang ini umat muslim di indonesia sedikit sekali yang respon terhadap masalah ini, banyak alasan -alasan yang dilontarkan, salah satunya seperti ini "dinegeri ini saja masih banyak yang membutuhkan dana seperti korban bencana alam gunung merapi, banjir, gempa dan lain sebagainya, kenapa harus ke GAZA ?", ya memang betul banyak yang membutuhkan tapi kita harus lihat dulu faktornya bencananya. kalau bencana alam karena kehendak Allah dan tidak ada yang bisa mengetahuinya kapan bencana itu datang, ya palingan kita bisa membantu sampai bencana itu selesai, beda dengan yang di GAZA ini adalah bencana akibat ulah manusia dimana orang orang yahudi israel tidak akan pernah berhenti dalam mejalankan misinya untuk mengahancurkan ummat muslim di palestina, terkhusunya di daerah Gaza sebagai daerah perbatasan konflik. sudah sepantasnya kita membantu baik dari segi materi, moril dan do'a. kita sebagai umat muslim seharusnya perlu menambah informasi yang sebenarnya mengenai GAZA. saya menulis blog ini untuk mengingat kembali apa yang disampaikan oleh pembicara dr. Joserijal jurnalis, Sp. OT (MER-C)

Sabtu, 16 April 2011

Download







Download Kumpulan Kitab (terjemahan bahasa indonesia)






































Ibnu Katsir
Al Bidayah Wan Nihayah
Ibnul Qayyim
Jangan Dekati Zina
Imam Nawawi
at-Tibyaan fii Aadaabi Hamalatil Quran
Imam Nawawi
Riyadhus Shalihin [Jilid 1]
Ibnu Taimiyah
Iqtidha_ Ash-Shirathal Mustaqim
Ibnu Taimiyah
Kaidah Ahlusunnah wal Jama_ah
Ibnu Taimiyah
Risalah Bai_at